” Eh Ente teu Kaluar?? ” [ Eh Kamu g Keluar ( alias Khuruj)? -Pent ]
Tanya seorang Bapak yang lewat di samping saya yang waktu itu lagi senderan di tiang masjid sehabis Sholat berjama’ah sewaktu saya pulang kampung kemaren. Dan saya tau Bapak itu seorang karkun jema’ah Tabligh yang dulu bangga sekali karena saya ikut-ikutan khuruj kaya dia.
” Kaluar kamana? Di dieu we lah..tong kaluar-kaluar rek naon kaluar ? “[ Keluar kemana? Disini aja lah..jangan keluar-keluar mau ngapain - pent ]
Jawab saya waktu itu sambil nyengir.
Bapak itu pun keluar pulang…weks Keluar? Mo ngapain keluar? Ada-ada aja..alias Mengada-ngada [He-he]
Saya udah g ada urusan lagi sama yang namanya Jema’ah Tabligh dan saya bukan lagi seorang karkun…
Walopun Jema’ah Tabligh banyak penggemarnya…Walo banyak yang bangga menjadi seorang karkun [ sejati ]
Walo ada juga yang begitu bangga nya Menisbatkan namanya kepada Manhaj Tabhlig AsSufiyyah..
“ Abu Fulan At-Tabhligi La Salafy “
Fa Subhanallah…Ajib banget ada juga yang mau menisbatkan kepada Manhaj Tabhlig..ntar ada yang ikut-ikutan nulis nama Kuniah dengan Al-Ikhwany [Nisbah kepada IKhwanul Muslimin], At-Tahriri [Nisbah kepada HIzbut Tahrir], As-Sufi [ Nisbah kepada Manhaj Sufiyyah ] La Salafy? hehehe…Lucu. Orang yang paling bodoh yang g mau menisbatkan dirinya kepada Generasi Pendahulunya [Para Sahabat Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wassalam]
Saya juga suka heran kalo baca perdebatan di Blogsphere, para Karkun ini dengan didukung komentar orang-orang lama aktor Blogsphere yang isinya jauh dari ‘ilmu dan dalil berkoar-koar mengumbar kata-kata mengghibah orang lain seperti perbuatan kurang kerjaannya sebagian aktor blogsphere yang mengghibah Antosalafy dalam berbagai judul. Dengan bangganya mereka menjelek-jelekan seorang muslim yang ingin mencoba istiqomah diatas Sunnah, mungkin dengan tulisannya mereka ini bisa membalas dendam perbuatan atau perkataan Antosalafy yang mungkin saja sebagai manusia biasa ia Khilaf. Ya..berbuatlah semaumu wahai saudaraku seandainya Hujjah telah tegak kepadamu tapi kamu malah menolaknya dengan kesombonganmu dalam menerima kebenaran. Saya hanya bisa mendo’akanmu…Allahummahdini wa iyyakum..
* karkun = Aktivis Jema’ah Tabligh
DIarsipkan di bawah: jema'ah tabligh, manhaj, tulisan saya




assalaamu ‘alaikum, salam kenal dari saya. Mudah-mudahan saudaraku Abu Handzalah senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT.
“ Abu Fulan At-Tabhligi La Salafy “
Fa Subhanallah…Ajib banget ada juga yang mau menisbatkan kepada Manhaj Tabhlig..ntar ada yang ikut-ikutan nulis nama Kuniah dengan Al-Ikhwany [Nisbah kepada IKhwanul Muslimin], At-Tahriri [Nisbah kepada HIzbut Tahrir], As-Sufi [ Nisbah kepada Manhaj Sufiyyah ] La Salafy? hehehe…Lucu. Orang yang paling bodoh yang g mau menisbatkan dirinya kepada Generasi Pendahulunya [Para Sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam]
saudaraku, abu hanzalah zevian, salam ukhuwah yaa…
oh iya saya dah minta maaf di blognya wakdul..http://wadeleh.wordpress.com/2007/12/10/postingan-khusus-bahasan-antara-bidah-dan-tidak-bidah/#comment-897
oleh karena itu, saya minta maaf apabila ada kata-kata yang menyinggung hati saudaraku abu hanzalah zevian…maafin gue ya..
oh iya mengenai nama “Abu fulan attablighi LA salafi” sebetulnya kalo dilihat dari namanya sih dia mengaku “salafi” malahan..karena dia menulis LA bukan LAA..so, mungkin aja dia campuran tabligh salafi …he..he..
assalamualaikum wr wb
bung hanzalah yg budiman
kami tak pernah menisbatkan diri menjadi tabligi, atau apa pun gi gi lainnya
kami cuma ingin membentuk jemaah yg mengamalkan Islam secara sempurna Ikut Cara Rosulullah Saw
sejak dulu jamaah ini tak memakai nama, yg memberi nama itu antum antum sekalian lah, ada yg bilang Jamaah Tabligh, Jamaah Kompor, Jamaah Jaulah macam macam nama…
Dan kalau ada papan nama sekretariat atau pamflet yg menyebutkan itu sekretariat atau markas orang yg bertabligh ini tolong kabari kami…
assalamualaikum wr wb
bung hanzalah yg budiman, satu pertanyaan lagi.
Menurut yg antum fahami, kira kira bagaimana Islam ini bisa tersebar ke seluruh dunia? apakah Rosulullah dan para Sahabat dulu cukup dengan memasang pamflet, bikin pengumuman di Mekkah dan Medinah, hadirilah majelis Ilmu dengan Pembicara Rosulullah, moderator Ummar Bin Khattab lalu orang orang dari berbagai penjuru dunia datang ke majelis ilmu di Mekkah dan Medinah?
Atau kah Islam ini tersebar sampai ke Brazil, ke australia, ke indonesia ke china karena para Sahabat itu khuruj? keluar meninggalkan Mekkah dan Medinah untuk menyebar kan Islam, hingga Islam sampai ke pelosok dunia, sampai ke Cirebon, kampung tempat anda tinggal? atau ada cara lain? mohon penjelasan.
wakdul Somad yg doif ini mohon penjelasan.
Assalamualaikum
Bagaimana dengan ayat ini?
“Kamu sekalian adalah sebaik-baik ummat yang dikeluarkan untuk manusia,….. (Qs. Ali Imran 110)
As-Suddi mengatakan bahwa Umar bin Khattab r.a. telah berkata (mengenai penafsiran ayat ini), “Apabila Allah Swt. menghendaki, niscaya dia akan mengatakan antum maka (akan tercakup dalam pengertian kata ini) adalah kita seluruhnya. Akan tetapi Allah Swt. mengatakan-Nya dengan kata kuntum yang berarti ditujukan khusus kepada para sahabat Rasulullah Saw. dan orang-orang yang melakukan pekerjaan seperti yang dilakukan para sahabat. Mereka itulah “khairu ummat (sebaik-baik ummat) yang dikeluarkan untuk seluruh manusia.” Imam Ibnu Jarir juga telah meriwayatkannya dari Qatadah r.a. yang mana ia berkata, “Telah diceritakan bahwa Umar telah membaca ayat ini (Ali Imran ayat 101) kemudian dia berkata, “Wahai manusia, barangsiapa yang ingin digolongkan dalam ayat ini, maka hendaklah dia menunaikan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh Allah Swt. dalam ayat tersebut. (Syarat tersebut adalah Amar ma’ruf nahi munkar. Pent)(HR. Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim, seperti yang disebutkan dalam kitab Kanzul ‘Ummaal jilid I halaman 238)
——————–
Lantas untuk antum sendiri, apa yg telah antum lakukan sebagai implementasi dari ayat diatas ?
Sebagai pengetahuan buat antum bahwa Maulana Ilyas bukan membuat usaha baru, tetapi menghidupkan kembali usaha yg telah dibuat oleh Rosulullah, dakwah, mengajak taat kepada ALLAH dan beramal seperti yg dicontohkan oleh Rasulullah (assunnah)
Assalamualaikum
dan kalau antum punya jalan yg lebih baik dari yg dibuat oleh Maulana Ilyas sebagai implementasi dari ayat diatas, monggo dipublikasikan, didakwahkan, disampaikan kepada seluruh Ummat Islam.
kalau memeang cara yg antum bawa lebih baik, insya ALLAH saya ikut cara antum. dan insya ALLAH saya akan berdiri paling depan.
Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarokatuh
Ya ikuti aja jalan Rasulullah..G usah metode Muhammad Ilyas dibawa-bawa dipake dicampur adukan kedalam agama yang sudah sempurna ini wak..
Nah itu..makanya mari kita sama-sama menuntut ‘ilmu, mengamalkan, dan mendakwahkannya…
Tentunya sebagaimana yang Rasulullah contohkan
Ujung-ujungnya narsis semua…
Yang lebih akan mengemuka -biasanya tanpa disadari- dalam sebuah kelompok apapun adalah Tag Line-nya, semuanya memiliki diferensiasi. Salafy, Jamaah Tablig, Ikhwanul Muslimin, de el el.
Orang yang mengklaim moderat saja tanpa ia sadari seringkali terjerumus ke dalam titik ektrem “kemoderatannya”. Saya contohnya
Salam buat wak dul dan antum.
Sedih, dimoderasi… saya kena black list juga ya? hehehe
Assalamualaikum…
Ane kasihan banyak manusia yang punya ilmu sedikit …. merasa paling hebat mengatakan dawah yang dilakukan karkun ga ada dalilnya. Bukan nya tak ada dalilnya. walaupun di beri satu kitab hadist tentang dawah .. kalo hati sudah tertutup susah untuk ikut dawah. Usaha ini usaha nubuwah.Hanya orang terpilih yang Allah libatkan dalam usaha ini. Kenikmatan dalam dawah ini, dan perubahan orangyang telah ikut dalam dawah , dari preman tukang mabok judi, menjadi penyeru agama. Buang gunakan Logika dan kesombongan dalam memahami agama. Ane ga maksa ente terima argumen ane, tapi asal ente tau tulisan begini bikin semagat para karkun untuk bertabligh. Tak ada yang menghalangi kami berdawah kecuali ajal tlah menjemput kami
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh…
Afwan, izin membagi alamat blog antum ‘tuk share pengalaman dengan ikhwan lain mengenai jamaah tabligh di : http://muslim.or.id/soaljawab/manhaj/soal-jawab-seputar-jamaah-tabligh-1.html#comment-278
(*Yaa..saat ini masih nunggu approvail dari site owner siy hehe..)
Barokallohu fiik wa jazakalloh khoir…
assalamu alaikum….
bukannya ana bermaksud memperkeruh nihh… cuman mau berbagi aja…
begini….sya juga seorang mantan karkun, trus apa yang melatar belakangi sya menjadi mantan…?
yahhh… pasti saudara-saudara ku sekalian sudah tau jawabannya… dan saya yakin hal ini juga yang melatar belakangi karkun-karkun yang lain untuk memilih untuk tidak lagi menjadi karkun. Kami berhenti menjadi KARKUN dengan berbagai alasan…( klo di jelaskan dsini mah , nggak muat)
Tapi… sya tidak menyesal pernah menjadi karkun… justru kebanyakan orang yang dahulu nya gemar ber maksiat menjadi gemar agama (termasuk saya dan teman-teman saya) Karena usaha dari para Jemaah Tabligh ini.. .
Namun, tetap saja penyimpangan adalah penyimpangan, Bid’ah tetap saja bid’ah… Klo para Jemaah Tabligh menganggap bahwa mereka menghidupkan sunnah, maka tolong beritahukan pada saya yang sangat awam ini… dalil apa saja yang mendukung keluar 3 hari, keluar 40 hari dan keluar 4 bulan !
bukan kah itu hanya merupakan hasil karya logika manusia?
mohon penjelasannya…
Assalaamu’alaikum,..
Coba tengok2 ya,..
http://banglawali-komputer.blogspot.com
Gimana kabarnya pak algozely?
banyak org mengatakan 3 H, 40 H, 4 Bln itu bid’ah, sementara ybs ngajak org ngaji 2x seminggu, bukankah ini juga bid’ah…
Itulah kalo ilmu masih dangkal…
terus, kalo ybs kuliah S1, S2 dan S3 gak pernah dibilang bid’ah.
inilah org2 bathil … melihat org lain yg gak segolongan dianggap menyalahi, gak gabung dinggap fitnah/sesat dsb
masalah yg dibahas terkadang masalah sepele, fatwa2 ulamanya pun aneh2.
foto = haram? pake beha = haram? memberi AS pangkalan militer = halal?
Memang sungguh aneh, pantas aja gak maju2 umat Islam kalo begini!
Assalamu’alaikum…..jangan berkomentar bahwa JT adalah Bid’ah,tidak berilmu, dsb…yang sifatnya hanya menjatuhkan… antum pernah khuruj berapa kali??
Orang itu semakin berilmu semakin BODOH.. & BODOH…
semakin tidak tahu, sehingga ghirah untuk ber talabul ‘ilmi semakin BESAR….
Jangan hanya berfikir ini bid’ah…& bid’ah…
dan jangan hanya jadi pengecut, yang hanya berani komentar di dunia maya…
su’bah kepada para masyaikh/syuro, orang yang benar benar tahu tentang arti dari khuruj fii sabilillah…maaf saya bukan EMOSI, tapi mencari solusi, jangan sampai masalah ini bias, harus ada penyelesaian nya…sehingga ukhuwah islamiyah terjalin…ini yang justru di tertawakan oleh oleh orang orang yang beragama di luar islam…sesama muslim aja masih ribut
Agama akan terealisasi & Akan bisa teraplikasikan apabila ada pengorbanan…pengorbanan yang ditirukan oleh para Anbiya & Rasul dan diikuti oleh para sahabat Rasul…
3 hr, 40 hr / 4 bln, bkn suatu ketentuan, tetapi metode yang diterapkan oleh maulana ilyas rah.alaih…insya ALLAH, bukan dengan gampang, tetapi dengan kesungguhan, dawam tilawah qur’an, dawam sholat hajat, dawam shalat istikharah dsb…beliau adalah muhadist & hafidz qur’an, juga para keturunan nya, insya ALLAH tidak akan gegabah…
saya tidak berniat memahamkan antum…hanya memberikan sanggahan…berharap ukhuwah islamiyah terjalin dengan erat…
semoga ALLLAH SWT senantiasa mencurahkan rakhmat nya terhadap antum & keluarga….amin
wassalam