Ketika semuanya tertekan. Ketika dirimu dilecehkan. Ketika suaramu terbungkam. Ketika Matamu terpejam.
Ketika darah menjadi lautan merah. Ketika malam menjadi hujan air mata. Ketika badai menjatuhkan dirimu.
Saat itulah engkau bangkit. Saat itulah mimpimu usai. Saat itulah engkau menjadi dirimu sendiri.
Wahai para pengemban misi mulia. Bangkitlah…………..!!!!
Bungkam mulut-mulut para pendusta…Sesakan dada-dada mereka dengan hujjahmu.
Kuatkan barisanmu wahai Salafiyin…Kokohkan pendirianmu [...]
DIarsipkan di bawah: manhaj, puisi | 1 Komentar »



